1. WC Korea (kurang) nyaman sekali
judul di atas bisa dibaca dua kali, yakni WC korea nyaman sekali dan juga WC korea kurang nyaman sekali. Memang agak aneh ketika membuat kesimpulan mengenai sebuah negara dan yang pertama kali keluar adalah tulisan mengenai WC, mohon maklum penulis amatlah sering menyinggahi WC, jadi yang pertama terpikir adalah WC :P
WC Nyaman sekali : (mungkin bisa diminta gambarnya ke maya safira karena penulis lupa memotret)
Menggunakan bantuan kloset otomatis, beberapa WC korea memanjakan pengunjungnya dengan adanya air mancur untuk maaf, cebok yang dibagi untuk cebok ala perempuan, cebok setelah BAB dan cebok untuk manula. Jadi pengunjung tidak usah repot2 menggayung air di ember atau menggunakan shower sebagai 'alat pembersihan', cukup tekan dengan gemulai dan mesin akan melakukan tugas yang cukup 'intim' untuk anda hahahhaha.
WC kurang nyaman sekali :
Berbeda 180 derajat dengan WC yang nyaman, di WC jenis ini bahkan tidak memiliki 'alat pembersihan' yang modern. Hanya disediakan tissue, bukan kualitas baik tentu saja. Bahkan yang lebih menyebalkannya lagi, seringkali tissue tidak diisi ulang setelah terpakai habis. Selain itu kondisi WC pun amat tak sedap dipandang, ya meski memang hampir sebagian besar WC bahkan memang tak perlu dipandang. ingin sekali mendeskipsikan apa yang saya lihat dan alami namun nampaknya blog masi terlalu umum untuk membicarakan hal hal tersebut, karenanya saya tarik kesimpulan besar untuk mendeskripsikan alasan keadaan WC kurang nyaman : perempuan korea modern nampaknya kurang memperhatikan higienitas
2. Lelaki Korea itu romantis!
Banyak orang yang bilang kalau laki laki asal negeri ginseng perangainya kasar tidak pandang jenis kelamin. mungkin ada benarnya karena kebanyakan ahjussi memang kasar, tapi laki laki muda korea yang saya lihat sejauh ini hampir semuanya menunjukkan sifat yang bertolak belakang dari rumor; mereka itu ro.man.tis~
dalam pengertian saya, romantis memang hal yang sempit pengertiannya. bagi saya hanya sekedar membawakan tas teman kencan atau menutupi kepala gadis dengan tangan dari tetesan hujan sudah terhitung sebagai tindakan romantis, terserah anda setuju atau tidak. hehehe.
hampir di setiap saat saya melihat pasangan korea dan romantisme.
aduuuuh makjaaaang saya sebagai seorang ahjumma labil nampaknya semakin tak kuasa menahan kesendirian di negeri ginseng haahha.
namun karena romantisnya itu, mereka pun cenderung play boy, begitu menurut pengamatan dan pengalaman teman di sini. hehehe
0 komentar:
Post a Comment
kata komentator