![]() |
| pic credit to sophiemoo.student.umm.ac.id |
kalau ngomongin mahasiswa, entah siapa pun itu yang ngomongin, entah kenapa juga selalu kedengarannya mahasiswa identik dengan kemiskinan, err kesulitan hidup lah ya yang mungkin lebih tepat menjelaskannya. Bahkan yang ada di benak gw pun, menjadi mahasiwa berarti harus siap susah karena kurang lebih medan yang bakal dihadapi kayaknya berat banged... (iya nggak?)
sampai beberapa waktu sebelum gw menulis di sini, gw pun masih berpikiran kalau menjadi mahasiswa itu susah, kere.se-kere.kere-nya
tapi lambat laun gw mulai menyadari, jadi mahasiswa itu kayaknya fase hidup yang paling enak. apalagi mahasiswa ui. dulu gw selalu berpikiran kalau kuliah mahal dan gw takut kalau sewaktu-waktu nyokab bokap kenapa2 gw akan susah melanjutkan pendidikan gw itu... ternyata enggak begitu terbukti, at least sampai sejauh ini.
agak salah sih pemikiran gw ini, tapi kenyataan bahwa kampus ini ladang uang juga nggak bisa dipungkiri.. gw selalu mendapatkan uang dari kampus or lebih tepatnya gw selalu mencari celah untuk mendapatkan keuntungan dari status mahasiswa gw...hehehhehe
salahnya gw baru menyadari semua semua ini di tahun ketiga gw.. yaaah. baru nyadar kalo ternyata gw bisa banged belanja kuliah kemana aja. jadi dengan uang Rp 1.325.000,- gw bisa belajar bahasa apa pun gratis, mata kuliah apa pun gratis, dengan native, dengan pakar2 yang ahli di bidangnya. gw bisa dapet temen dari berbagai macam golongan, kelas sosial. ketemu orang dengan kepribadian-kepribadian yang unik. bisa banged nyobain berbagai macam kompetisi kaliber internasional,etc
bahkan sewaktu menulis ini pun, tetap ya memanfaatkan status mahasiwa gw, nge-net gratis di labkom..
mengutip fauzi baadila
aaah ajiibnya (jadi mahasiswa)

0 komentar:
Post a Comment
kata komentator