1.20.2010

DOCTOR-ism


ooow-hisashibuuuuriiiii~


sudah lama ya tidak update blog! karena belum juga beli-beli laptop sampai detik ini, akhirnya sedikit susah buat online padahal sebenarnya cerita sudah menumpuk..


doc.doc.doc.doctorism!

dari akhir tahun lalu sudah terbersit di kepala saya untuk melakukan sedikit perubahan diri, salah satunya perubahan fisik, yah gak keseluruhan sih, hanya sebagian-kecil-muncil aja. Makanya sedikit banyak saya jadi rajin browsing-browsing info kesehatan- kecantikan, dari hasil itu saya menemukan sebuah forum yg dibuka sama dokter (bapak-anak) untuk konsultasi online seputar kulit (soalnya doi berdua Sp KK). Memang sebenarnya sangat terbatas sih kalau konsultasi online (karena banyak aturan dalam dunia medis sendiri mengenai konsultasi online dan bla bla bla), jadi ujung-ujungnya forum itu mengusulkan supaya cek langsung ke dokter terdekat untuk dapat hasil yang lebih oks.

Berbekal saran dan hasil pemikiran sendiri akhirnya saya mendatangi sebuah rumah sakit negeri yang cukup ternama-dan-sekarang-buka-swastanya. Hilir mudik di rumah sakit, kurang lebih pemandangan yang saya lihat ya sama, sekumpulan orang dengan kondisi tidak begitu fit-sekumpulan orang fit-sekelompok suster dan tentunya dokter-dokter dalam balutan jas putih bersih.
Saya nggak tahu apa dan siapa yang mendoktrin saya, pokoknya setiap kali ada dokter (berjubah putih-dan laki laki-terutama) yang lewat di dekat saya, kemudian terasa seperti ada angin yang menyibak muka dan rambut saya untuk kemudian membuat saya berkata 'uwaaaah'... makanya saya memutuskan untuk menulis mengenai dokter di post saya kali ini,hihihihihi XP XP

Ngomse-ngomse tentang profesi yang satu itu (dokter), kalau diingat-ingat lagi sepertinya ketika saya SD sampai SMP profesi nomor satu yang sangat dicita-citakan hampir semua anak adalah menjadi dokter, saya pun hingga kelas 6 SD masih menempatkan dokter sebagai prioritas profesi yang amat saya inginkan. Tetapi ternyata otak saya berkata lain, bisnis dan uang berada di tingkat yang jauh dari cita cita mulia sebagai dokter. the chosen one is business administration!ha ha ha. Tetap saja sih saya masih mempunyai hasrat terpendam dengan profesi dokter, because basically i think being a doctor is super cool, jadi kemudian saya nyerempet, kalo nggak punya suami dokter, ya anak dokter lah ya (selain jadi boyband anak saya mesti ada yg jadi dokter..kekekek)
jadi ada semacam aliran yang saya anut yaitu; doctorism - yang mengatakan dokter adalah profesi mega keren! ;p

doctorism itu kebawa sampai kemanapun, kapan pun. Kadang ketika ada film atau drama yang mengambil cerita dunia medis, meskipun saya tahu aktornya hanya memerankan peran tapi kalau di mata saya, si aktor jadi punya nilai lebih. meskipun sebenarnya si aktor jadi dokter playboy atau nakal dan sebagainya, di mata saya pasti tetap terlihat cool. yaitu tadi, akan ada 'uwaaaah' di setiap adegan yang dia lakukan...

ini dia dokter-dokter yang paling saya suka dari beberapa drama/film :
(duh maaf yah loncat2 begini tulisannya..maklum lah masih belajar menulis..hihi)

 













kalo beneran memang ada dokter2 yahud seperti mereka, pasti saya jadi sering jenguk orang atau saya pasti jadi rajin konsultasi kesehatan nih..heheh

uwaah sensei,help me pleaseee...

2 komentar:

Dechu said...

Apalagi kalo lagi liat DM a.k.a. dokter muda di kampus-kampus...wuuuu!
Hahahahah

w yuni said...

hahah dech,dokter nggak ada matinye

Post a Comment

kata komentator

 

Template by BloggerCandy.com